Mari kita memperhatikan hidup Naomi dalam Rut 1.
Ketika meninggalkan Betlehem, ia pergi bersama suami dan dua anaknya.
Ia berharap menemukan masa depan yang lebih baik di Moab.
Tetapi yang terjadi justru sebaliknya.
Suaminya meninggal.
Dua anaknya meninggal.
Hartanya habis.
Harapannya hilang.
Ketika ia kembali ke Betlehem, ia berkata:
“Jangan sebut aku Naomi (manis), tetapi sebutlah aku Mara (pahit).” (Rut 1:20)
Betapa dalam luka yang ia alami.
Namun perhatikan satu hal.
Pemulihan Naomi dimulai ketika ia kembali ke Betlehem.
Bukan di Moab.
Tetapi di Rumah Roti (Betlehem)
Ada Orang yang Pergi Karena Luka
Hari ini mungkin ada orang yang berkata,
“Saya pernah kecewa dengan gereja.”
“Saya pernah terluka.”
“Saya sudah tidak berdoa lagi.”
“Saya merasa Tuhan jauh.”
Naomi juga pernah seperti itu.
Tetapi Tuhan tidak pernah berhenti bekerja.
Saat Naomi kembali, ia belum melihat akhir cerita.
Ia hanya mengambil satu langkah pulang.
Dan Tuhan memakai langkah kecil itu untuk membuka rencana yang jauh lebih besar.
Boas: Gambaran Kristus
Di Betlehem, Rut bertemu Boas.
Boas menjadi penebus keluarga (kinsman-redeemer).
Ia menebus tanah.
Ia menerima Rut.
Ia memulihkan masa depan keluarganya.
Boas adalah gambaran indah tentang Kristus.
Kristus juga datang sebagai Penebus.
Dia menerima orang yang dianggap tidak layak.
Dia mengangkat yang terbuang.
Dia memberi masa depan kepada yang putus asa.
Bayangkan seorang pengrajin keramik melihat vas yang retak.
Bagi orang lain, vas itu dibuang.
Tetapi di tangan sang pengrajin, retakan itu diperbaiki dan bahkan menjadi lebih indah.
Begitu juga Tuhan.
Ketika dunia melihat hidup yang rusak, Tuhan melihat hidup yang masih bisa dipulihkan.
Pernah nonton dracin tentang barang antik, retakan ini terjadi di zaman dinasti song.
Rumah Tuhan harus menjadi tempat orang berkata,
“Aku datang dalam keadaan hancur, tetapi aku pulang dengan pengharapan.”
Kalau gereja hanya menjadi tempat orang yang “sudah baik”, kita kehilangan hati Kristus.
Rumah Roti harus selalu terbuka bagi mereka yang lapar, terluka, dan mencari pengharapan.
Discover more from 1% Spiritual Growth Every Day
Subscribe to get the latest posts sent to your email.